Kenapa Aku Mulai Mengurangi Scroll Media Sosial
Kenapa Aku Mulai Mengurangi Scroll Media Sosial
Dulu aku bisa menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk scrolling media sosial. Awalnya cuma ingin melihat update sebentar, tapi tanpa sadar waktu berlalu begitu cepat.
Semakin lama, aku mulai merasa mudah lelah dan sulit fokus. Pikiran terasa penuh, padahal sebenarnya tidak melakukan banyak hal.
Media sosial memang menyenangkan. Ada hiburan, informasi, dan banyak hal menarik yang terus muncul. Tapi kadang, terlalu banyak melihat kehidupan orang lain membuat diri sendiri ikut merasa tertinggal.
Aku juga sadar kalau terlalu sering scrolling membuat waktu istirahat jadi tidak benar-benar tenang. Bahkan sebelum tidur pun masih sibuk melihat layar.
Karena itu aku mulai mencoba mengurangi kebiasaan tersebut sedikit demi sedikit. Bukan berhenti total, tapi lebih mengatur waktu penggunaan.
Sekarang aku mencoba tidak langsung membuka media sosial saat bangun tidur. Aku juga mulai memberi batas waktu supaya tidak terlalu lama tenggelam dalam scrolling tanpa tujuan.
Hasilnya ternyata cukup terasa. Pikiran jadi lebih ringan, tidur lebih nyaman, dan aku punya lebih banyak waktu untuk melakukan hal lain.
Kadang aku kembali membaca, mendengarkan musik, atau sekadar duduk santai tanpa melihat layar terus-menerus.
Mengurangi media sosial bukan berarti menjauh dari dunia luar. Justru aku merasa lebih hadir dalam kehidupan sehari-hari dan lebih menikmati hal-hal sederhana di sekitar.
Dan ternyata, itu membuat hidup terasa lebih tenang.
Komentar
Posting Komentar